Hewan

[Update] Cara Memelihara dan Merawat Kelomang Darat yang Baik dan Benar

Cara Merawat Kelomang Darat

Bagaimana cara memelihara dan merawat kelomang darat atau umang-umang? Sebagian orang belum menyadari betapa pentingnya mengetahui cara merawat kelomang. Jaman sekarang, manusia mempunyai kebutuhan untuk menyalurkan segala emosi, kreatifitas, serta menghemat kejenuhan dan frustasi sehabis beraktifitas. Umumnya, insan akan memelihara ikan, anjing, kucing, reptil, dan hewan lainnya. Namun, ada satu hewan peliharaan yang masih jauh terkenal dibanding kerabat-saudaranya. Hewan itu ialah kelomang.

Menurut tempat tinggalnya, kelomang dibagi menjadi dua, yakni kelomang darat (Land Hermit Crab) dan kelomang bahari (Marine Hermit Crab). Pada blog ini, aku cuma membicarakan wacana kelomang darat saja.

Sebenarnya, kelomang darat itu bukan termasuk kelompok molusca atau bukan tergolong dalam keluarga siput, keong atau bekicot.

Tertarik? Ini cara memilih kelomang untuk pemula:

  1. Bikin dulu crabitatnya dulu. Seperti layaknya sebelum membangun keluarga, kita harus memiliki rumah dulu.
  2. Jangan kesengsem dulu dengan tampilan, pilih kelomang yang sehat. Kriteria sehat disini adalah antena bergerak cepat, aktif dan jika dipegang, mereka berupaya untuk mencapit dan menggenggam tangan anda dengan sungguh kencang, melompat keluar saat anda memegangnya bagian belakang cangkang.
  3. Cara selanjutnya, Jangan pilih kelomang dengan rumah atau cangkang yang berwarna mencolok atau kita bilang cangkang yang diberi cat. Kenapa? Mereka itu dipaksa untuk masuk ke tempat tinggal cat itu. Gak mau kan kalau anda sendiri dimasukan ke rumah orang lain secara paksa.
  4. Kalau anda beruntung, mungkin salah satu atau lebih kelomang yang sehat ialah kelomang yang elok pula atau mempunyai corak yang bagus.
  5. Beli kelomang yang ukuran kecil dulu tetapi juga jangan terlalu kecil. Misalnya seukuran kelereng saja dan dibawah ukuran bola tenis. Karena menurut observasi aku, ukuran sebesar itu sangat mudah dipelihara dan gampang mengikuti keadaan.

Berikut ini cara dasar memelihara dan sedikit ilmu ihwal kelomang darat

SIAPKAN TEMPAT YANG SESUAI

Kebanyakan para penghobi memakai aquarium yang dilengkapi perangkat heater sebagai daerah tinggal kelomang. Sebagai opsi lain, Anda bisa memanfaatkan baskom atau bejana selaku wadah pemeliharaan dengan cara membuat situasi di dalam ember sehingga serasa di pantai dengan memasukkan lapisan pasir sedalam 5-10 cm tergantung ukuran kelomang.

Kandang untuk kelomang yang sering digunakan yakni aquariun (mampu dari beling maupun plastik). Lebih disarankan untuk menggunakan aquarium yang memilki tutup. Aquarium dengan tutup mempunyai suhu dan kelembaban yang lebih tersadar dibanding yang tidak memiliki tutup. Ini juga mampu menolong mengurangi lumut dan kuman bakteri yang dapat menyebabkan penyakit dan juga akhir hayat pada kelomang, sering dijumpai dengan bau musty dan anyir pesing amonia.

TEMPAT PAKAN DAN PAKAN YANG DIBERIKAN

Saat Anda menjadikan umang-umang sebagai peliharaan, Anda harus memperhatikan hal penting yakni Tempat pakan untuk kelomang mampu menggunakan mangkuk kecil yang tidak yang dibuat dari logam. Sediakan tiga buah mangkuk. Untuk tempat makan, tempat minum (air tawar), dan utuk daerah air asin. Di dalam kawasan minum berilh sponge maritim alami selaku pengatur kelembaban dan mengurangi tumpahan.

Kelomang anda telah terbiasa makan banyak sekali makanan dan membutuhkan adonan makanan daging dan sayuran mirip pellet, makanan pokok yang kering yang tidak habis cepat seperti makanan segar yang mereka butuhkan secara berkala dengan cara makanan dihancuran pellet Aussie Hermit Crab Pellets, ditaburi dengan masakan tropis dan kerang scallop dengan masakan segar mirip anggur, beras, ikan atau sayuran. Coba mengganti makanan dan beri dalam takaran kecil untuk menghindari amis.

PEMBERIAN MAKAN DAN MINUM

Cara merawat umang-umang selanjutnya adalah dengan memperhatikan pemberian makan dan minum. Kelomang tidak terlalu rakus dalam hal makan ataupun minum. Mereka sungguh menggemari pakan yang cantik. Di antaranya yaitu kelapa, labu siam, tebu, rambutan, apel, ubi, bengkuang, bekatul, pelet ikan, dan lain-lain. Agar terasa kesegarannya, makanan-makanan ini perlu diganti setiap 3 kali/hari. Sedangkan untuk minumannya, Anda bisa menyediakannya dengan cara dua wadah yang berisi air sumur dan air sumur yang diberi garam garang. Ketika merawat umang-umang Jangan pernah menggunakan air dari PDAM ya alasannya adalah mengandung kaporit.

PERLINDUNGAN DARI SEMUT

Dalam merawat kelomang Anda harus mengetahui bahwa musuh utama kelomang yang dipelihara di rumah adalah semut. Semut bisa menyerang kelomang dengan segera bersama koloninya. Untuk mencegah serangan semut, Anda bisa menggoreskan kapur gila di sekitarwadah pemeliharaan kelomang setiap seminggu sekali. Goreskan kapur ini secara hati-hati, jangan sampai debu kapurnya masuk ke dalam wadah.

PELIHARA DENGAN BENAR

Anda boleh bermain-main dengan kelomang peliharaan asalkan tidak boleh lebih dari 30 menit karena bisa memicunya mengalami stres. Khusus untuk kelomang yang sedang bersembunyi di dalam pasir, biarkan kelomang tersebut tetap bersembunyi. Sifat dasarnya memang senang berdiam diri. Karena itulah mereka sering disebut kepiting pertapa. Kelomang yang bersembunyi dalam waktu yang usang umumnya sedang menjalani proses ganti kulit.

SEDIAKAN CANGKANG BARU

Kelomang darat memang memiliki cangkang untuk melindungi badan lunaknya. Tetapi cangkang tersebut tidak dibuatnya sendiri, melainkan diambil dari siput bahari. Seiring dengan berjalannya waktu, kelomang / umang-umang akan berkembang makin besar. Cangkang yang dibawanya saat ini tidak akan muat lagi dalam beberapa waktu ke depan. Oleh alasannya adalah itu, tugas Anda sebagai pemelihara ialah menyediakan cangkang yang pas untuk keong darat peliharaan secara berkala.

PERALATAN YANG SEBAIKNYA ADA DIKANDANG KELOMANG

PERALATAN UNTUK MEMANDIKAN KELOMANG

Bak mandi dipakai untuk memandikan kelomang kamu. Kedalamannya mesti cukup dalam supaya kelomangnya tidak dapat memanjat. Water conditioner sungguh penting bila kwalitas air tidak cocok untuk dipakai untuk ikan dalam aquarium. Penting menghilangkan zat yang berbahaya dari air ledeng mirip kaporit/klorin dan zat metal berat yang mampu menimbulkan kelomang sakit.

SUBSTRATE

Bahan yang dapat anda pakai sebagai substrat antara lain; pasir pantai yang telah dibersihkan, pasir bebas silica, batu batuan sungai, hancuran pasir koral bahari, calci sand dan pasir lainnya yang aman untuk kelomang. Pastikan bahwa ketinggian substrat cukup untuk kelomang mengubur diri. Ketebalan substrat kira-kira dua kali ukuran kelomang.

UNDER TANK HEATER

Heater berfungsi untuk menjaga kehangatan aquarium dan substrat. Pemanas yang dipakai ialah penghangat khusus untuk binatang kecil dan reptil. Anda memerlukan thermostat untuk mengatur kehangatan pasir dalam aquarium bila penghangat buatan ini dapat melampaui 26 C.

THERMOMETER DAN HYGROMETER

Thermometer dipakai untuk mengawasi suhu aquarium. Hal ini penting untuk mengetahui apakah suhu di dalam aquarium telah maksimal atau belum. Hygrometer digunakan untuk memantau kelembaban dalam aquarium. Seperti suhu, kelembaban juga sangat penting. Jika kelembaban turun dan udara menjadi kering, kelomang darat anda akan mengalami kesusahan bernafas dengan insangnya.

GARAM KELOMANG

Garam untuk kelomang / keong darat lazimnya garam batu atau garam laut yang kondusif untuk kelomang. Ditambahkan di kolam air asinnya di aquarium anda dengan tempat minum air tawar. Jangan pernah menggunakan garam untuk masak.

BOTOL SEMPROTAN AIR (MISTER)

Botol semprotan berfungsi untuk menyemprotkan butiran-butiran air yang halus ke insang kelomang. Hal ini dipakai untuk menjaga agar insang kelomang tetap lembab jika anda membawanya bepergian jauh.

Baca juga: [Update] Cara Menanam Tomat Cepat Berbuah di Halaman Rumah

Sisi Lain Tentang Kelomang atau Umang-Umang

Habitat

Seperti yang kita tahu, habitat kelomang / keong darat yakni di pantai. Di waktu siang, mereka lebih suka menghabiskan waktu bersembunyi di balik daun, batang pohon atau mengubur dirinya di dalam pasir. Pada malam harinya, mereka akan keluar dari persembunyiannya untuk mencari makan.

Habitat Kelomang ialah di Pantai yang higienis
Karena kita tak punya pantai di sebelah rumah kita atau dibelakang rumah kita, maka kita harus menciptakan habitat mini yang seperti dengan aslinya semoga mereka tetap betah tinggal. Tempat/habitat mini untuk merawat kelomang kita sebut Crabitat.

Gunakanlah aquarium ataupun kolam fiber. Kalau keduanya gak ada, bisa dengan ember saja asal kelomangnya tidak bisa manjat keluar . Aquarium dan kolam fiber sungguh bekerja baik terlebih jika dalam ukuran besar dan pastinya pemeliharaan yang tepat pula.

Berikan media yang tebal ( tebalnya pasir diputuskan pada kelomang terbesar yang anda miliki) juga kita tambahkan embel-embel situasi supaya mirip dengan habitat aslinya seperti dedaunan misalnya daun pisang yang sudah bau tanah, daun ketapang, tempurung kelapa untuk bersembunyi, batang pohon, dan tanaman.

Dedaunan dan tempurung kelapa bisa digunakan juga sebagai kawasan berlindung dan tidur bagi kelomang / keong darat. Sebenarnya tidak mesti tempurung kelapa, tetapi intinya seperti gua untuk daerah bersembunyi mirip kardus, pot tanaman, gelas,dll.

Untuk memelihara kelomang di Indonesia dan negara tropis, kita tidak membutuhkan fungsi penghangat(heater) dan penerangan.Hal itu dikarenakan suhu dan kelembapan di Indonesia dan negara tropis telah cocok dengan apa yg dibutuhkan oleh si kelomang/ umang-umang.

Makanan dan minuman

Untuk makanan kelomang sesungguhnya mudah alasannya adalah mereka termasuk hewan omnivora atau pemakan semuanya.Makanannya bervariasi dari buah, sayur, daging seperti sawi, wortel, apel, pisang, kacang, ikan, dll. Saya juga kadang menawarkan masakan mirip masakan yang khusus untuk kelomang dan kacang kering yang dihaluskan.

Tips: makanan semestinya jangan diberikan terlampau banyak. Sesuaikan dengan jumlah kelomang yang anda miliki. Kelomang tidaklah seperti insan yang dapat makan dalam jumlah besar.

Untuk minuman, sediakan 2 tempat, air tawar dan air asin. Air tawar sebaiknya air PAM yang sudah didiamkan beberapa hari, air aqua,dll (air yang tidak mengandung zat berbahaya mirip kaporit). Air asinnya bisa berupa bisa gunakan air tawar yang diberi garam ( bukan garam dapur, tetapi garam khusus untuk ikan, biasanya dijual di toko aquarium) atau air maritim.
Mau tahu lebih tentang masakan Kelomang darat? Klik Makanan Kelomang.

Rumah (Cangkang)

Kelomang membutuhkan cangkang untuk melindungi bagian abdomennya juga mempertahankan kelembapannya. Oleh sebab itu, mereka senantiasa mesti selalu menggunakan rumah mereka. Rumah mereka tidak tumbuh, mereka cuma ‘meminjam’ dari siput yang sudah mati. Rumah mereka layaknya baju kita. Jika ia telah makin besar, ‘baju’ yang usang akan menjadi sesak. Sehingga mereka pun mencari ‘baju’ yang lebih besar

Molting

Molting ialah proses pergantian kulit luar atau kita sebut exoskeleton kelomang. Molting ini memang proses yang mesti dilalui setiap kelomang dalam hidupnya. Molting ini memangtahap paling rentan, karena kulit mereka yang lama terlepas dan digantikan dengan yang gres yang sungguh lunak, berbau gurih atau udang yang menarik kelomang lain untuk memakannya dan kulit baru sangatlah rentan akan air . Sehingga dengan demikian, perlu beberapa jam bagi mereka untuk mengeraskan kulit gres mereka.

Ciri-ciri molting ialah mereka mulai pendiam dan sering bersembunyi utamanya jika mereka mengubur diri, dan mata mereka sedikt buram (keabu-debu), jarang tampakmakan atau bahkan puasa.

Jika melihat kelomang dalam kondisi ingin molting, sebaiknya dipisahkan ke daerah lain sendiri sehingga ia tidak di kanibal oleh temen2 nya. Masih kurang ttg Molting? Mau tahu lagi? Klik Molting.

Jenis-jenis kelomang

Indonesia memang memiliki nyaris semua jenis kelomang yang ada. Beberapa jenis-jenis yang ada di Indonesia adalah:

  • Coenobita brevimanus

Coenobita perlatus (Strawberry), Kelomang darat

  • Coenobita rugosus
  • Coenobita violascens
  • Coenobita cavipes
  • Coenobita perlatus
  • Coenobita spinosus

Di luar indonesia:

  • Coenobita variabilis
  • Coenobita clypeatus
  • Coenobita compressus
  • Coenobita rubescens
  • Coenobita scaevola

Menurut pengalaman aku, Coenobita perlatus lebih susah untuk dijadikan peliharaan dibanding yang lain alasannya adalah sifatnya yang lebih sensitif. Kaprikornus bagi pemula, seharusnya gw sarankan untuk memelihara kelomang jenis Coenobita brevimanus, Coenobita rugosus,Coenobita violascens,Coenobita cavipes terlebih dulu. Untuk Coenobita spinosus memang kurang populer dibanding kerabat-saudaranya dan peredarannya pun belum banyak di antara para hobiis kelomang.

Incoming search terms:

  • Cara membuat tempat tinggal yang enak untuk kelomang
  • cara menghias rumah umang umang di dalam ember
  • Cara merawat kepompong dengan baik dan senang hati

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *