Budidaya

[Rahasia] Cara Budidaya dan Menanam Cabe Keriting 2020

Rahasia Menanam Cabe Keriting

Panduan Cara Menanam Cabai Keriting, Pemupukan, dan Pemanenan – cara penanaman cabe keriting ialah hal penting untuk para petani alasannya adalah dengan mengenali cara penanaman yang bagus dan benar maka akan menciptakan hasil panen yang melimpah.

Pengenalan cabe keriting

Cabe merah keriting ialah salah satu komoditas yang cukup menjanjikan sebab dalam waktu tertentu harga cabe bisa melonjak sangat tinggi sehingga para petani akan mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi. Meskipun begitu, menanam cabe jenis ini juga tidak semudah menanam flora lain alasannya para petani cabe akan menemukan beberapa kendala tertentu yang menghambat kemajuan tanaman tersebut. Oleh karena itu, semoga anda mampu menerima keuntungan dikala menanam cabe keriting, maka mempelajari cara penanaman cabe keriting ialah hal penting agar anda mampu mendapatkan laba yang lebih banyak dikala ingin budidaya flora ini. Selain itu, urusan mirip harga yang naik turun, cuaca yang tidak menentu sampai ongkos produksi yang cukup tinggi juga menjadi tantangan lain yang akan anda hadapi jikalau berkeinginan budidaya cabe keriting.

Klasifikasi cabe Keriting

Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Genus : Capsicum
Family : Solaneceae
Spesies : Capsicum annuum L

Jenis cabe Keriting

Bagi orang awam, cabe mungkin hanya satu jenis saja. Padahal, cabe mempunyai beberapa macam yang cukup berbeda dari sisi fisik, karakteristik, hingga rasa. Beberapa jenis cabe bisa berupa cabe hijau besar, cabe merah besar, cabe paprika, cabe hijau keriting, sampai cabe merah keriting. Karena memiliki jenis yang berlawanan maka syarat berkembang dari cabe pun cukup berlainan-beda. Beberapa cabe mungkin ada yang bisa tumbuh dimana saja. Akan tetapi, sebagiannya lagi ada yang berkembang hanya didataran tinggi mirip cabe paprika. Sedangkan pada cabe merah, mampu ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi. Meskipun begitu, pemahaman cara menanam cabe wajib dikenali oleh orang yang ingin budidayanya.

Manfaat cabe keriting untuk Kesehatan

Seperti yang kita ketahui bahwa cabe memang merupakan salah satu bumbu masak utama yang pantang untuk ditinggalkan. Sebagian dari kita pasti merasa tidak lengkap bila memasak tanpa adanya cabe keriting alasannya memang rasanya yang tidak terlalu pedas namun warnanya cukup membangkitkan selera. Walaupun begitu, jikalau ditinjau dari segi kesehatan, cabe keriting ternyata juga mempunyai faedah bagi tubuh. Beberapa manfaat yang mampu kita peroleh dari menyantap cabe bagi kesehatan yakni selaku berikut:

  • Penghangat badan
  • Menghasilkan energi
  • Menurunkan kadar gula dalam darah
  • Antioksidan
  • Menumbuhkan dan menutrisi kulit
  • Menurunkan kolesterol sekaligus menghalangi penyakit jantung
  • Memenuhi kebutuan mineral dalam tubuh
  • Meredakan pilek dan hidung tersumbat
  • Mencegah osteoporosis

Manfaat cabe tersebut diatas memang sungguh besar bagi kesehatan. Hal itu disebabkan oleh kandungan yang ada didalamnya.

Budidaya cabai keriting ialah salah satu jenis budidaya tanaman yang paling susah alasannya adalah resiko kegagalan terutama akhir adanya serangan hama dan penyakit serta faktor lainnya amat begitu besar. Untuk itu maka selain diharapkan pengetahuan da teknik budidaya yang khusus pasti pra petani juga mesti memperkaya pengetahuan dalam upaya mengurangi resiko kegagaln. alasannya adalah jika telah gagal maka petani akan rugi besar. Berikut cara budidaya atau menanam cabe keriting agar tidak rugi besar.

Cara Menanam Cabe Keriting Agar Berbuah Lebat

Apabila anda ingin budidaya cabe keriting, maka semestinya anda betul-betul mempelajarinya alasannya adalah cabe jenis ini memerlukan pemeliharaan yang benar mulai dari penyeleksian bibit hingga akhir masa panen. Pemeliharaan, penyeleksian varietas dan juga hal-hal yang mendukung peningkatan produktivitas juga harus sungguh-sungguh dijaga. Untuk itu, supaya kalian bisa menerima hasil panen yang melimpah dalam budidaya cabe keriting , maka perlu memperhatikan beberapa hal berikut.

1. Memilih bibit cabe Keriting

Pemilihan bibit unggulan memang sangat bagus untuk mempengaruhi hasil panen kelak. Salah satu benih unggulan untuk jenis cabe keriting di Indonesia adalah cabai merah keriting Kawat dimana benih ini memiliki keunggulan daripada benih yang lain. Benih ini sendiri ialah salah satu jenis benih tipe F1 super dengan keadaan buah berwarna merah mengkilap, lentur dan tidak mudah patah. Selain itu, pohonnya juga akan berbuah lebat dan tidak mudah rontok sehingga mampu menghasilkan buah cabe dengan panjang kira-kira 15-18 cm dan diameter 0,6-0,8 cm

Untuk pembibitan ini sendiri, penyemaian seharusnya memakai media polybag alasannya jikalau ditabur maka tidak menutup kemungkinan cabe-cabe akan berkembang berimpitan sehingga akan mengakibatkan banyak cabe yang tidak terpakai. Sehingga dari segi irit, penggunaan polybag akan memberikan banyak laba ketika menanam.

Cara Semai Bibit cabe Keriting

Untuk semai bibit cabe keriting, lazimnya diperlukan beberapa langkah

  • Peram terlebih dahulu Biji cabe
  • Setelah Anda berbelanja biji cabe keriting bermutu seperti bibit jenis F1 super, lalu kerjakan langkah berikut
  • – Cari plastik ukuran kecil (umumuntuk obat), lalu lubangi plastik tersebut
  • – Masukkan benih kedalamnya
  • – Rendam 8 – 12 jam menggunakan air hangat kemudian tiriskan
  • – Anda bisa langsung menanam benih di media tanam memakai pollybag / tray pot dan Anda juga mampu mengikuti step lain mirip pada gambar

Cara Menanam Benih cabe Keriting di Traypot / Pollybag

  1. Setelah benih telah di peram (fungsinya biar benih lebih berpengaruh dan cepat muncul tunas gres). Berikut yaitu langkah selanjutnya.
    • – Siapkan pollybag / Traypot
    • – Isi dengan media tanam (mampu dibuat sendiri atau beli di toko flora / pertanian)
    • – Masukkan biji dengan menggunakan jari tangan untuk melubangi tanah media tanam
    • – Tutup lubang dan jaga kelembapan tanah, bisa disiram pagi dan sore.
    • – Jika sudah berumur 17 – 21 hari, seleksi bibit yang seukuran, sehat, dan kuat semoga kesudahannya optimal dikala dipindahkan ke lahan perkebunan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Semai Benih cabai Keriting
– Jangan diberi pupuk
– Gunakan insektisida dan fungisida separuh dari takaran proposal, namun jikalau tidak ada hama dan jamur, TIDAK PERLU DILAKUKAN PENYEMPROTAN.
– Usahakan mampu sinar matahari sarat dan hindari hujan menggunakan screen net.

Menanam di pekarangan atau di pot

Untuk media penyemaian, seharusnya anda memilih dipot atau polybag untuk menjaga perkembangan cabe lebih baik dan mampu diatur. Pada pot, media persemaian lebih baik diberi campuran tanah dan kompos dengan komposisi perbandingan sekitar 3 : 1. Lakukan juga persemaian dengan menghadap ke arah timur dengan dinaungi oleh atap plastik atau rumbia agar tidak terkena terik matahari secara eksklusif atau air hujan. Setelah itu, masukkan satu persatu biji bibit cabe satu per satu ke media semai tersebut. Setelah itu, tutup dengan lapisan tanah sampai tak terlihat.

Atau Anda mampu memakai media tanam yang umum tersedia di toko-toko tanaman terdekat.

Mengolah tanah bila di pekarangan dan Kebun

Selama menanti bibit dipolybag, anda juga perlu mengolah tanah dengan baik dipekarangan biar nantinya bibit mampu tumbuh lebih subur. Oleh karena itu, kalau lahan luas maka berilah pupuk kandang sebanyak 0,5 – 1 ton per 1000m2. Setelah itu, tanah diurug atau digaru supaya tanah tersebut menjadi gembur dan pupuk sangkar mampu tercampur dengan tepat. Beri pupuk dasar Urea/ZA500, SP-36 300, KCL2000, kemudian tabur per meter 100gr aduk rata. Diamkanlah selama 1 minggu dan untuk mengembangkan keasaman anda bisa menambahkan 0,25 ton per 1000m2.

Setelah itu, buatlah bedengan dengan lebar 100 cm dan jarak antar bedengan 60 cm. Setelah itu buatlah parit dengan lebar 80 cm.

Jangan pernah lupakan bahwa tingkat keasaman (pH) tanah yang ideal pada cabai ialah netral dengan ukuran 6.0 – 7.0 . Biasanya negara Indonesia memiliki pH tanah dibawah 6.0. Untuk menanggulangi tanah yang asam yaitu dibawah 6.0 gunakan kapur dolomit (kapur pertanian) yang bisa Anda peroleh di toko-toko pertanian dengan takaran 1/2kg per meter. Caranya dengan mencampur tanah dengan kapur pertanian kemudian didiamkan sampai 1 bulan. Ukur terus hingga menerima pH netral yaitu 7.0 . Jika tanah tersebut ingin ditanami maka minimal tanah tersebut telah disiram sebanyak 5x sebelum dilaksanakan pemupukan dasar.

Jika tanah bersifat basa yaitu lebih dari pH 7.0 maka seharusnya turunkan pH tanah tersebut sebelum ditanami, caranya dengan menggunakan belerang atau sulfur.

Setelah bibit penyemaian sudah berumur 3 – 4 minggu, maka anda bisa memindahkan ke media tanam yang lebih luas. Proses penanaman ini sendiri sebaiknya dijalankan pada pagi hari ataupun sore hari saat sinar matahari belum begitu terik untuk menyingkir dari bibit cabe tidak stres karena bibit masih dalam keadaan pembiasaan diri. Masukkanlah bibit bareng dengan media tanamnya kedalam lubang bedengan dan dilaksanakan secara hati-hati. Setelah itu, anda mampu pribadi menyiramnya dengan air biar bedengan selalu dalam keadaan lembab.

Kebutuhan air dan sinar matahari

Cara penanaman cabe keriting berikutnya yang wajib diamati ialah mempertahankan keperluan air dan sinar matahari pada tanaman. Untuk kebutuhan air sendiri, anda perlu memperhatikan kondisi tanah. Jika kondisi tanah dirasa kelembabannya masih kurang maka anda harus menyiramnya. Penyiraman pada demam isu kemarau sendiri lazimnya dilakukan 2 kali sehari. Saat penyiraman, usahakan juga jangan hingga melukai beberapa flora yang gres anda tanam alasannya adalah flora baru sangat rentan sekali patah. Adapun kebutuhan sinar, cabe umumnya memerlukan sinar kurang lebih 12 jam sama mirip pada tumbuhan bawang.

Pemupukan yang bagus untuk cabe keriting

Ada beberapa hal yang perlu diamati kaitannya dengan pemupukan tumbuhan cabe. Namun walaupun begitu, sebaik-baiknya cara yakni memperlihatkan pupuk sesuai dengan apa yang diperlukan oleh tumbuhan itu sendiri. Jika anda budidaya cabe dengan cara tumpang sari atau monokultur, maka derma pupuk sebaiknya diberikan bagian hara NPK saja biar flora cabe mampu berkembang subur, Walaupun begitu, sumbangan pupuk bukan mempunyai arti akan menawarkan hasil 100% sukses. Pemberian nutrisi pada flora juga penting untuk mendukung berkembang flora cabe.

Selain itu, cara budidaya cabe keriting pada tahap pemupukan ini mampu anda kerjakan pada umur 1-4 ahad dengan menawarkan pupuk SP 36, NASA dan KCL sebanyak 250 gram masing-masing pupuk untuk ukuran 50 liter berikan 50 cc setiap lubangnya. Dengan begitu, maka tanaman akan tumbuh subur hingga besar.

Hama dan penyakit

Mengenal hama dan jenis penyakit pada cabe keriting juga penting biar anda mampu menanggulangi problem tersebut dengan baik. Beberapa hama dan penyakit pada cabe keriting yang sering menyerang di indonesia yaitu selaku berikut:

• Hama ulat
• Hama tungau
• Hama kutu daun
• Hama lalat buah
• Hama trips

Adapun penyakit yang sering menyerang tanaman cabe keriting ialah sebagai berikut:

• Bercak daun
• Patek atau antraknosa
• Busuk
• Layu
• Bule atau virus kuning
• Keriting daun atau mosaik

Cara menanggulangi hama dan penyakit cabe keriting

Adapun bila anda mengalami salah satu permasalahan tersebut maka anda mampu mengatasi dengan cara teknis dan cara obat. Untuk cara teknis jika terserang ulat, maka anda bisa pengambilan ulat dimalam hari alasannya acara mereka biasanya dikerjakan pada malam hari. Atau anda juga bisa melaksanakan penyemprotan bila serangannya telah parah. Jenis obat yang mampu anda pakai ialah insektisida dan penyemprotan sebagainya dilakukan pada malam hari. Penggunaan semprot insektisida cukup efektif dilakukan untuk membasmi hama-hama tersebut diatas. Namun, penyemprotan seharusnya dilaksanakan saat hama tersebut beraktivitas mampu sore atau malam.

Sedangkan jika penyakit yang timbul, maka semestinya anda memilih bibit cabe yang unggul sebab penyakit-penyakit tersebut datang dari virus. Dengan menentukan bibit yang tahan akan virus maka tanaman akan tahan kepada virus dan penyakit. Akan tetapi kalau tumbuhan cabe sudah terjangkit penyakit parah, maka sebaiknya anda mencabutnya dan aben tumbuhan tersebut sebelum risikonya diganti dengan tanaman yang gres.

Cara memanen cabe keriting

Cara budidaya cabe keriting juga perlu memperhatikan bagaimana cara memanen tanaman bila sudah siap panen. Untuk pemanenan tanaman cabai ini sendiri, biasanya bisa dikerjakan jika cabe telah menginjak umur 60 sampai 75 hari. Untuk pemanenan, anda juga jangan hingga memanen buah hingga terlalu tua karena bila terlalu tua maka cabe tidak akan kekal maka dari itu lakukanlah penyortiran untuk memanen. Setelah pemetikan pertama, lazimnya panen akan terus menerus dijalankan dan selang waktu pemanenannya mampu meraih 3-4 hari.

Menyimpan hasil panen cabe keriting dan lama simpan

Setelah melaksanakan pemanenan, maka semestinya cabe disimpan ditempat yang sejuk dan tidak lembab. Apabila tempat penyimpanan lembab maka hal itu mampu menyebabkan tanaman bosok kalau disimpan terlalu usang. Akan namun, sebagian petani yang ingin menyimpan dalam rentang waktu yang sangat lama, mereka juga bisa menjemur cabe keriting hasil panen untuk dipergunakan selaku bumbu pedas.

Cara memelihara cabe keriting yang telah tumbuh

Untuk proses pemeliharaan cara budidaya cabai keriting harus dikerjakan secara berkala . Lakukan penyiraman seperlunya untuk tumbuhan supaya tidak kekeringan. Selain itu, pada dua ahad pertama anda juga diharuskan melakukan penyulaman tumbuhan kalau ada tumbuhan yang kurang subur atau mati. Selanjutnya semoga bisa menopang flora cabe bangkit tegak maka anda mampu memasangkan tongkat bambu atau ajir. Jika flora sudah berkembang tinggi anda mampu mengikatnya pada ajir tersebut. Tinggi ajir cukup 4 cm saja dari pangkal sampai batang. Setelah itu, ketika umur 3 minggu maka anda harus melaksanakan pemotongan tunas kalau ditanam didaratan rendah. Namun jikalau anda menanamnya didataran tinggi butuh waktu 1 bulan untuk memangkasnya.

Buanglah tunas yang ada pada ketiak daun dan pemotongan ini mesti dilakukan sampai cabang utama terbentuk. Setelah itu, anda bisa melaksanakan pemupukan yang dijalankan 2 ahad sekali. Pemupukan ini sendiri bisa dilaksanakan lebih 8 kali sampai proses panen. Dalam budidaya cabai ini Jangan lupa juga anda untuk selalu berkala membersihkan gulma dan juga penyakit serta hama yang mungkin menyerang tanaman cabe anda alasannya cabe keriting memang cukup mudah terkena hama penyakit.

Berapa Lama cabe Keriting Bisa Hidup

Lama hidup tumbuhan cabe sendiri mampu meraih 80 hari. Akan tetapi, umumnya jikalau sudah dilakukan panen, usang kelamaan tumbuhan cabe akan layu dan mati. Sehingga setelah melaksanakan panen 3-4 kali setelah panen pertama, biasanya tanaman cabe akan dicabut alasannya telah tidak pantas dan mati dengan sendirinya.

Cara mengubah tumbuhan cabe usang dengan yang baru

Dalam pemeliharaan budidaya cabe keriting, biasanya ada tanaman yang pertumbuhannya kurang dan kadang layu karena terkena penyakit. Oleh sebab itu, jikalau anda mendapati tanaman yang sudah tidak pantas anda bisa mencabutnya dan menggantinya dengan yang baru. Untuk cara pergeseran, anda hanya perlu melakukannya seperti pada dikala penanaman pertama kali. Akan namun, tumbuhan yang usang sebaiknya dibakar agar virusnya tidak menyebar ke tumbuhan cabe lainnya.

Cara menciptakan bibit baru dari biji cabai

Setelah pemanenan, biasanya para petani akan melaksanakan pembibitan yang berasal dari hasil panen kemarin. Oleh karena itu, untuk menerima bibit yang unggul semestinya anda mencari cabe yang masih cantik biar mampu melahirkan bibit unggulan. Cabai yang manis selaku bibit adalah cabai yang berasal dari ukuran panen ke 3 atau ke 4 hal itu disebabkan karena pada abad panen tersebut, benih akan lebih tahan untuk disimpan dimana daya simpannya mampu meraih 1 tahun. Agar kualitasnya lebih bagus, anda juga mampu menjemur calon bibit tersebut sehingga nantinya bibit-bibit tersebut bisa memiliki ketahanan yang lebih jika ketimbang bibit yang lain.

Baca juga: [Cepat Berbuah] Menanam Jambu Biji dengan Biji atau Batang

Demikianlah beberapa cara menanam cabe keriting yang perlu anda pahami bila ingin menanam cabe. Perlu anda ketahui bahwa petani cabe di indonesia biasanya akan menghasilkan cabe merah 15 – 30 kuintal/ ha. Maksimalnya untuk sekarang ini bisa meraih 60 kw/ha. Sedangkan keberhasilan budidaya cabe keriting ini sendiri tergantung dari cara petani tersebut menanamnya. Jika para petani bisa memeliharanya dengan baik maka bukan tidak mungkin bila hasil panennya nanti mampu lebih melimpah.

Incoming search terms:

  • Menanam cabai keriting
  • berapa lama panen cabe keriting
  • cabe kawat layu
  • cara budidaya cabe keriting supaya bisa tua
  • cara menanam cabe kriting
  • cara menanam cabe merah jenis MATADOR
  • Cara tanam dan pelihara cabe keriting
  • caratanam cabe kriting
  • Menanam cabai keriting yg kurang sinar matahari
Summary
[Rahasia] Cara Budidaya dan Menanam Cabe Keriting 2020
Article Name
[Rahasia] Cara Budidaya dan Menanam Cabe Keriting 2020
Description
Cara menanaman cabe keriting ialah hal penting untuk para petani alasannya adalah dengan mengenali cara penanaman yang bagus dan benar maka akan....
Author
Publisher Name
Celebrate
Publisher Logo

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *